Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Maksiat

Kau tanya aku, apa yang membuat iman terasa pait? Ialah maksiat Kau tanya aku, apa yang membuat ibadah terasa lelah? Ialah maksiat Kau tanya aku, apa yang membuat mata berat di sepertiga malam? Ialah maksiat Kau tanya aku, apa yang membuat lidah kelu membaca firmanNya? Ialah maksiat Padahal kamu tau seperti aku juga tau. Padahal kita tau seperti mereka yang mengetahuinya pula. Tapi kenapa hawa nafsu berhasil menyandung langkah kita? padahal ada pengetahuan yang kita gunakan? Karena ada pahala besar bagi orang2 yang terus berjihad dengan hawa nafsunya. Sedangkan jihad bukan perkara ringan. Kita bukan makhluk suci, maka tegakkan kembali iman meski maksiat menjatuhkan kita. Sesaat saja, sekejap saja. Berdirilah kembali, buka kembali matamu, jadikan lelahmu lillah. Tak apa biar harus sambil menangis. 

Saat Hujan

Aku suka hujan, Seperti aku menyukai malam dan bulan. Ada saat-saat sempurna meski perasaan sedang buruk sekalipun. Itu adalah saat aku melihat bulan di malam hari lalu hujan bersamanya. Membayangkannya saja membuatku tersenyum malu. Jika hari-hari seperti itu muncul lagi, aku berharap saat itu aku bersamamu.

Belajar Menerima Kelebihan

Saat kita menjalani sebuah proses memilih, ada kelebihan dan kekurangan yang kita temui pada pilihan kita. Namun kebanyakan orang mempersiapkan diri menghadapi kekurangan saja. Padahal menerima kelebihan juga perlu disiapkan.  Contoh, saat akan membeli sebuah baju kondangan. Keputusan memilih sudah diambil, jatuhlah pilihan pada baju berpayet indah, dengan warna pastel, dan terdapat kerlipan2 dibajunya, namun sayang lapisan dalam baju tersebut berbahan agak panas. Maka sang pemiliknya menyiapkan kipas untuk mengantisipasi kekurangan baju indah tersebut.  Jika kita lihat dari sudut pandang kelebihannya, baju tersebut memiliki warna pastel yang sesungguhnya rawan saat terkena noda. Belum lagi kerlipan pada baju yang beresiko menempel di muka saat tangan menyentuh baju kemudian tangan menyentuh wajah setelahnya. Tapi pemilik baju tidak menyiapkan diri menerima kelebihan tersebut.  Bagaimana jika kita ambil contoh lain. Anggaplah kita membeli HP keluaran terbaru...

Fear

Gambar
Waktu masih kecil dulu, ada sebuah acara TV yang berjudul Fear Factor. Mungkin anak lahiran tahun 90-an pernah nonton acara ini. Ini adalah sebuah acara luar negeri yang disiarkan ulang di Nusantara. Hal yang paling menarik dari acara ini adalah karena setiap peserta ditantang dengan hal yang bisa jadi paling mereka takuti.  Mengingat acara TV ini saya kemudian menyadari bahwa ada hikmah yang bisa diambil dari acara TV tersebut. Punya perasaan takut sesungguhnya adalah sebuah insting untuk melindungi diri dan hal tersebut alami. Tapi tentu saja sangat mungkin kita memiliki keadaan di mana kita harus menghadapi ketakutan tersebut. Lalu bagaimana caranya? Maka acara Fear Factor tersebut membuat saya sadar bahwa ketakutan hanya mampu kita kalahkan dengan menghadapinya. Tidak sederhana, tidak mudah, dan juga tidak ringan. Menghadapi ketakutan adalah hal yang perlu niat yang kuat dan usaha yang keras. Jadi hal yang semakin sulit untuk dihadapi saat ketakutan itu bukan saja me...

Adaptasi

Gambar
Minggu ke-4 di bulan Oktober. Adalah minggu paling hectic dan luar biasa sepanjang tahun 2019. Tapi gapapa, kadang hidup begitu, ada aja waktunya lenggang banget, sekalinya padat,luar biasa.  Pada tulisan kali ini ada sebuah momen spesial yang akan saya bahas yang berhubungan dengan adaptasi. Manusia, menurut ilmu pengetahuan alam, adalah makhluk yang diberikan kemampuan adaptasi yang tinggi. Selain karena proporsi bentuk tubuhnya yang memungkin mobilitas dengan berbagai cara, manusia juga diberikan kelebihan akal sehingga mampu berpikir dan memunculkan inovasi dan ide untuk menanggulangi hal-hal yang terjadi kepada dirinya dengan cara paling efektif.  Tapi bagi manusia maupun makhluk lain (baca: tumbuhan atau hewan) adaptasi adalah hal yang membutuhkan effort, penuh dengan rasa tidak nyaman, dan mungkin mengakibatkan hilang atau bertambahnya aspek-aspek dalam individu itu sendiri. Tapi begitulah adaptasi bekerja.

Berbeda

Cara berpikir laki-laki dan perempuan berbeda. Sudah cukup banyak penelitian yang membuktikannya. Sudah cukup banyak juga seminar persoalan hal ini. Maka mungkin tulisan ini sekedar membahas part kecil dari seluruh isi seminar dan hasil penelitian itu.  Perempuan, berdasarkan hasil penelitian lebih mampu untuk multitasking dibandingkan laki-laki. Tentunya hal itu karena bentuk struktur otaknya pun berbeda. Tidak heran jika laki-laki sulit untuk berganti fokus secara cepat pada beberapa aktivitas dalam satu waktu. Maka saat ada satu kegiatan yg dilaksanakan fokus pikirannya akan pada satu itu dan cenderung pada satu saja.  Perempuan? Bahkan saat sedang mengajar, otak perempuan bisa sekaligus menyusun rencana untuk kegiatan selanjutnya. Atau saat sedang membuat revisian skripsi, bisa sambil ikut rapat online dan memberikan ide, dan disaat yang sama makan kripik.  Coba liat bapak-bapak, mungkin saat beliau sedang fokus dengan acara TV nya, panggilan kesekianla...

Memahami Kesendirian, Menikmatinya.

Gambar
Dulu sekali, sulit sekali rasanya menikmati kesendirian. Rasanya sendiri selalu berarti sepi. Mungkin karena dulu aku belum mampu berinteraksi sekaya hari ini dengan diriku sendiri. Mungkin karena dulu aku belum bisa sedalam itu memaknai kehadiran Allah SWT yang begitu dekatnya. Memaknai kesendirian hingga menikmatinya butuh waktu. Butuh pengalaman. Butuh pelajaran. Butuh komunikasi.  Sekarang, aku malah sengaja mencari kesendirian, untuk sekedar merenung, membaca, menulis, memperhatikan jalannya kehidupan sosial di sekitar, atau untuk sekedar menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih khusyuk. Tentu saja berada di antara orang-orang terdekat dan tersayang adalah hal yang membahagiakan dalam sudutpandang yang lain. Tapi bahkan Rasul sekalipun punya saat-saat di mana beliau mencari kesendirian itu.  Sendiri, tentu saja kita sampai kapanpun tak akan sungguh sendiri. Selain karena Allah SWT selalu bersama kita, melihat, mendengar, dan tahu segala hal yang kita laku...

Slow Response

Gambar
Pernah ga kalian mengalami sebuah kejadian atau momen, sampai keesokan harinya kalian masih ga yakin itu terjadi bahkan sampai berbulan-bulan berlalu kalian masih ga yakin itu kejadian. Atau pernah ga kalian mengalami suatu kejadian epic  trus secara realtime  kalian menghadapinya dengan gagah berani dan cool , tapi waktu kejadian epic  itu berlalu dan kalian tinggal dengan diri kalian sendiri di waktu yang berbeda, barulah fungsi sistem limbik kalian terstimulasi kenangan pada kejadian epic itu dan diri jadi ga karuan menghadapinya sendirian? Kalo di antara kalian ada yang demikian, syukurlah, artinya saya ga sendiri.  Engga curhat sih, engga salah maksudnya. Tapi, seperti biasanya, kehidupan ini setiap harinya menyadarkan bahwa Allah SWT mengajari kita sesuatu. Sehingga selama menjalani usia 20 tahun-an saya punya kesimpulan soal takdir yang Allah tetapkan pada kita..... Takdir (bagi orang beriman) adalah rangkaian cinta yang Allah sediakan bagi ...

Vakum

Ingat? semua hal dalam hidup punya pilihan, dan setiap pilihan juga punya konsekuensi. Siapa sangka kadang kita berada dalam kondisi sulit untuk mempertahankan tindakan. sehingga menghilang seperti satu-satunya pilihan. Tapi karena kondisi itu kita jadi sadar bahwa kita memang harus banyak bermuhasabah diri.

Menjadi Guru

Gambar
Tahun 2016, tahun yang penuh dengan kejadian.  Itu adalah tahun saat pertama kali menginjakan kaki di sekolah karakter sebagai pemagang.  Itu adalah tahun pengambilan data penelitian yg terlaksana dalam waktu sekitar 2 bulan.  Itu adalah tahun seminar di bulan ke-3nya.  Itu adalah saat2 di mana jarak antara lamaran kerja dan tanda tangan kontrak kerja hanyalah 1 bulan. Itu adalah saat2 paling berdarah-darah, karena adaptasi dunia kerja sambil menyelesaikan revisian seminar agar diterima untuk sidang skripsi. Itu adalah saat aku resmi menyandang status sebagai guru.

Rangkaian Semesta

Gambar
Banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita, jauh di luar skenario yang kita bayangkan. Banyak manusia yang berdoa agar diberikan yang terbaik dalam hidupnya sambil merangkai khayalan paling sempurna yang mampu dibayangkan nalarnya.  Aku belajar, bahwa berdoa harus dengan kekhusyuk-an dan keyakinan. Aku belajar, bahwa kehidupan yang kita jalani adalah skenario terbaik yang Allah berikan selama kita berusaha untuk senantiasa bertakwa. Yaitu menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Meski pada prakteknya banyak krikil bahkan batu dosa yang menghiasi perjalanan hidup. 

Mertua-Menantu

Agak lucu sih mau bikin tulisan ini karena belum ada pengalaman, tapi berhubung banyak pasangan muda di kantor dan banyak sharing2 pasangan muda yang yah,, begitulah. Kita anggap sebagai pembelajaran sebelum terjun langsung ke medan saja-lah ya. 

Lampu Hijau

Gambar
Apa arti lampu hijau bagimu? Kelapangan, jalan, melepas rem perlahan, menekan gas lebih dalam, memutar tuas gas lebih banyak? Bagiku, arti lampu hijau adalah bersiap pada lebih banyak ragam kejutan dariNya. Entah bagaimana rasanya? Entah ada apa di depan jalan sana? Apakah kali ini lampu hijau sungguhan? Semoga aku mengendarainya dengan patut.  Bagaimana perasaanmu saat melihat lampu hijau?

Mengurangi Ekspektasi

Gambar
Setelah 3 bulan lalu ombaknya sempat surut dan tiba2 berubah jadi tsunami, akhirnya hari ini ombaknya bisa kembali tenang. Ekspektasi biasanya saya ibaratkan ombak, bisa surut, bergelombang, kadang seperti tanggal 16 kemarin. Menjadi tsunami persis ketika aku mengira surut artinya reda.

Tak Pernah Cukup, Tak Pernah Habis

Gambar
Assalamualaikum bulan Mei. MasyaaAllah Ramadhan kali ini di mulai 5 hari lagi dan di awal Mei. Rasanya senang tapi sedih tapi penuh syukur.  Tiap kali menyendiri sambil bermuhasabah pada kehidupan yang sudah dilalui, hampir selalu air mata tumpah.  Tumpah untuk semua kebaikanNya yang tak pernah alpa.  Tumpah untuk semua dosa yang setiap hari selalu ada. Tumpah mengingat mati yang tak tahu kapan. Tumpah mengingat kefuturan diri karena keluh kesah. Tumpah karena kecewa pada diri sendiri. Tumpah karena melawan diri sendiri susahnya minta ampun.  Tumpah karena rasa syukur padaNya yang tak pernah cukup untuk ditunjukkan. Lima hari lagi Ramadhan datang, Lima hari lagi bulan penuh cintaNya hadir. Semoga Lima hari lagi masih sempat aku rasakan. Semoga Lima hari itu lebih banyak langkah-langkah kebaikan yang menyertai sehingga diri sudah cukup bersih menyambut bulan Ramadhan.  يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ Ya M...

Datang dari mana?

Apa hal yang paling sulit kita sampaikan saat ini? Permintaan maaf dari rasa bersalah? Rasa keberatan ? Menyampaikan rasa bangga pada anak? Menyampaikan selamat pada lawan? Hmm, setiap orang mungkin berbeda2 ya kesulitannya.  Setiap perasaan biasanya datang dari sebuah alasan atau kejadian. Dan, setiap perasaan selalu datang karena izin Allah meskipun bisa juga semua perasaan itu datang dari nafsu belaka saja. Termasuk perasaan kagum dan suka.  Jika perasaan marah datang dari Allah, maka tentu kemarahan itu datang karena hal2 yang tidak Allah sukai. Karena jika kita marah karena kesuksesan orang lain atau sikap orang lain yang sekedar tidak sesuai harapan kita, maka mungkin datangnya dari nafsu saja.  Jika perasaan sedih datang karena melihat sesama muslim terjerumus maksiat atau karena melihat ciptaan Allah teraniaya tangan-tangan manusia. InsyaaAllah datangnya dari Allah. Tapi jika sedih karena artis favorit kita gagal datang konser. Sedih ...

Depends on the way you do

Assalamualaikum teman2. Ini adalah tulisan yang saya publish untuk pertama kalinya di tahun ini. Semoga banyak manfaat yang bisa didapatkan~  Cara kita berpikir dan bertindak adalah salah satu alasan tercapai atau tidaknya tujuan kita. Dalam sudut pandang saya, setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam mencapai tujuan yang sama. Kalian mungkin setuju bahwa ada cara yang akan membuat kita meraih tujuan kita dan ada yang tidak. Pada sudut pandang tauhid, ini semua adalah persoalan Takdir.