Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Fear

Gambar
Waktu masih kecil dulu, ada sebuah acara TV yang berjudul Fear Factor. Mungkin anak lahiran tahun 90-an pernah nonton acara ini. Ini adalah sebuah acara luar negeri yang disiarkan ulang di Nusantara. Hal yang paling menarik dari acara ini adalah karena setiap peserta ditantang dengan hal yang bisa jadi paling mereka takuti.  Mengingat acara TV ini saya kemudian menyadari bahwa ada hikmah yang bisa diambil dari acara TV tersebut. Punya perasaan takut sesungguhnya adalah sebuah insting untuk melindungi diri dan hal tersebut alami. Tapi tentu saja sangat mungkin kita memiliki keadaan di mana kita harus menghadapi ketakutan tersebut. Lalu bagaimana caranya? Maka acara Fear Factor tersebut membuat saya sadar bahwa ketakutan hanya mampu kita kalahkan dengan menghadapinya. Tidak sederhana, tidak mudah, dan juga tidak ringan. Menghadapi ketakutan adalah hal yang perlu niat yang kuat dan usaha yang keras. Jadi hal yang semakin sulit untuk dihadapi saat ketakutan itu bukan saja me...

Adaptasi

Gambar
Minggu ke-4 di bulan Oktober. Adalah minggu paling hectic dan luar biasa sepanjang tahun 2019. Tapi gapapa, kadang hidup begitu, ada aja waktunya lenggang banget, sekalinya padat,luar biasa.  Pada tulisan kali ini ada sebuah momen spesial yang akan saya bahas yang berhubungan dengan adaptasi. Manusia, menurut ilmu pengetahuan alam, adalah makhluk yang diberikan kemampuan adaptasi yang tinggi. Selain karena proporsi bentuk tubuhnya yang memungkin mobilitas dengan berbagai cara, manusia juga diberikan kelebihan akal sehingga mampu berpikir dan memunculkan inovasi dan ide untuk menanggulangi hal-hal yang terjadi kepada dirinya dengan cara paling efektif.  Tapi bagi manusia maupun makhluk lain (baca: tumbuhan atau hewan) adaptasi adalah hal yang membutuhkan effort, penuh dengan rasa tidak nyaman, dan mungkin mengakibatkan hilang atau bertambahnya aspek-aspek dalam individu itu sendiri. Tapi begitulah adaptasi bekerja.

Berbeda

Cara berpikir laki-laki dan perempuan berbeda. Sudah cukup banyak penelitian yang membuktikannya. Sudah cukup banyak juga seminar persoalan hal ini. Maka mungkin tulisan ini sekedar membahas part kecil dari seluruh isi seminar dan hasil penelitian itu.  Perempuan, berdasarkan hasil penelitian lebih mampu untuk multitasking dibandingkan laki-laki. Tentunya hal itu karena bentuk struktur otaknya pun berbeda. Tidak heran jika laki-laki sulit untuk berganti fokus secara cepat pada beberapa aktivitas dalam satu waktu. Maka saat ada satu kegiatan yg dilaksanakan fokus pikirannya akan pada satu itu dan cenderung pada satu saja.  Perempuan? Bahkan saat sedang mengajar, otak perempuan bisa sekaligus menyusun rencana untuk kegiatan selanjutnya. Atau saat sedang membuat revisian skripsi, bisa sambil ikut rapat online dan memberikan ide, dan disaat yang sama makan kripik.  Coba liat bapak-bapak, mungkin saat beliau sedang fokus dengan acara TV nya, panggilan kesekianla...