Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lingkungan

Langit Malam Terindah di Bulan April

Selamat Malam, iya malam,,  Hari ini adalah malam kedua di bulan Sya'ban, bulan di mana Rasul berpuasa sunnah paling banyak. Hari ini juga hari di mana langit begitu cerah, tenang, dan ceria. Kalau kamu baca postingan ini di hari yg sama dengan penulisannya, kamu bisa memastikannya dengan melihat ke langit malam ini. Terutama buat kalian yang di bogor. Banyak konstelasi bintang yg bisa kamu pandangi. Ditambah bulan sabit muda yang cantik.  Hai langit malam, hari ini kamu cantik banget (^-^)

Lingkaran Kodok

Semenjak masuk kuliah kegiatan seputar tulis menulis di blog jadi makin berkurang, bahkan beberapa bulan ga sempet nulis, dengan segudang alasan akhirnya beberapa bulan terlewati tanpa postingan apapun, padahal dalam setiap bulan itu selalu ada hal menarik buat evaluasi diri dan motivasi. Kalaupun sempet nulis rasa-rasanya tulisan sekarang ga sebesar dulu-dulu bobotnya, mungkin juga karena pengaruh amalan sunnah yang ikut turun, sedih banget karena amalan sunnah banyak yang hilang. Kalo ditanya salah siapa, ya salah diri sendiri yang ga bisa melawan malas. Harusnya dengan kondisi appaun amalan sunnah yang rutin itu tetap dikerjain.  Sekarang lagi liburan semester, ga percaya kalo udah lewat aja semester 1 ini. Artinya udah lebih dari 5 bulan jadi mahasiswa. Artinya udah lebih dari 5 bulan jadi alumni rohis. ekhmm.. ngomongin rohis bikin mata jadi berkaca-kaca nih. banyak banget kenangannya, banyak banget pelajarannya, banyak banget perasaan yang hadir di sana. Kalo ngomongin ku...

Genggam atau Lepaskan

Setiap kekuatan berasal dari niat, niat ada karena tujuan jelas, tujuan ada karena ada keinginan, dan semua terwujud dengan ilmu dan aksi. Perjalanan cukup panjang, tak berasa, tak terasa, tak terlihat, tak melihat, tak terdengar tak mendengar. Pahit atau manis, suci atau kotor, lupa atau ingat.  Berubah, perubahan, itu pasti. Tak ada di dunia ini yang pasti kecuali perubahan. Kamu aku dia kalian mereka kita. Berubah perlahan tak berasa tapi terjadi. Ketika ada diperjalanan kita seringkali terlupa dengan tujuan awal, sehingga di tengah jalan kita kehilangan arah dan terombang ambing dengan tujuan bayangan, terlihat antara ada dan tiada. Hai kaki, masih sanggup kau berjalan? Hai tangan, masih sanggup kau memegang? Hai kepala, masih sanggup kau berpikir? Hai badan, masih sanggup kau menopang? Percayalah atau tinggalkan sama sekali. Yang kokoh adalah yang istiqomah dengan amalannya, kontribusi itu tanggung jawab, komitmen itu totalitas perjuangan. #esensi

Our Earth. Today. . .

Gambar
Untuk memperbaiki bumi ini kita tak bisa sendiri, untuk mengubahnya juga tak bisa sendiri. Kita butuh persatuan, kita butuh kesadaran bersama, kita butuh.... KEKOMPAKAN. Melindungi bumi dari segala ancaman tak bisa hanya sekedar suara dan tulisan. Karena perubahan butuh aksi, perbaikan butuh aksi, KITA butuh aksi. Tapi aksi bukan berarti tak butuh suara dan tulisan. Kita butuh ketiganya untuk kekuatan. Sekedar peduli tak membantu sekedar kasihan tak membantu, bergerak, itu yang membantu.  Bumi ini adalah titipanNya dan segala titipan harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Setelah Allah menciptakan Bumi beserta tumbuhan dan makhluk hidupnya dengan sebaik-baiknya lalu mengapa kita begitu beraninya merusak dan tak peduli pada kerusakannya? Memanfaatkan dengan sebaik-baiknya bukan merusak dengan sebaik-baiknya. Jika tumbuhan, pepohonan, juga binatang-binatang itu bisa meronta dan mendemo. Maka manusia adalah target nomor satu mereka atas segala kerusakan di muka bumi. Lautnya...