Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kita

Tanyakanlah

Malam, kenapa ya? Padamu ada bintang yang kecilnya sebesar titik hitam di bukuku... tapi terang sekali. Indah seperti kilauan mentari yang memantul di cerminku. Tau tidak? Sepi itu adalah jarak. Antara aku dan bintang ada sepi. Karena kita berjarak. Tapi aku bisa melihat bintang. Meskipun sepi. Penasaran tidak? Aku iya. Menunggu sampai tidak sepi. Tau kan maksudku? Tapi, kata panutanku, sabar tak berbatas. Aku jadi malu untuk merengek, walaupun sambil nangis sih. Malam, sekarang aku tau. Kamu tidak abu, buktinya waktu ke Jepara dan Sumatera Barat kamu gelap. Hitam. Mungkinkah karena Depok masih bersedih, dia jadi kelabu? Atau bukan? Malam, lain kali kita bicara ya. Tanyakan saja apapun... aku suka..

Sulit

Gambar
Teringat masa sulit itu. Di mana kedamaian terasa mahal. Pertemanan terasa menyakitkan. Kesalahan dan kegagalan adalah bagian diri. Seringnya kemurungan berlari bolak-balik melalui diri. Berat bagi diri menjadi berat bagi pemegang amanah. Siapa yang dipersalahkan saat itu, pemegang amanah. Kini? Tak perlu ada yang disalahkan, ketika kita menyadari bahwa Illahi hanya ingin kita menjadi pribadi yang kuat dan belajar berempati dari masa lalu. Kini, mengingatnya kembali tak terasa seperih dulu. Pemegang amanah telah mengakui keberhasilannya menanjak gunung yang begitu terjal bebatuannya. Mengagumi kegigihannya dan memberi perlindungan yang tak utuh diberikan sebelumnya. Pilihan-pilihan hidup tanpa sadar beracuan pada masa-masa sulit itu. Bertekad untuk keluar dari segala cacian yang meremehkan, membalas semua pengkerdilan itu, dan berjanji untuk memberikan dan menyikapi jauh lebih baik pada si kecil besok. Tanpa sadar semua tekad itu mengkristal menjadi cita-cita. Melaluinya den...

Diskusi 1

Assalamualaikum teman-teman. Jadi ceritanya saya punya postingan yang ditulis tahun lalu yang belum sempet ke share. Semoga bermanfaat ^_^ Ilmu adalah sesuatu yang dengannya kamu mendapatkan kebermanfaatan atau dengannya kamu memberikan manfaat....

Dilarang berkata Sulit

Gambar
Ada sebuah peraturan kelas matematika yang saya terapkan kepada seluruh siswa yang saja ajar.  Di larang berkata "susah", "sulit", "ga bisa", dan apapun yang pada dasarnya sebuah keluhan. Saya akan membuat kotak keluhan di papan tulis, dan menuliskan poin bagi setiap anak yang terdengar mengucapkannya. Bila poinnya sudah mencapai 5 turus atau 5 garis, maka si anak wajib mengerjakan soal matematika bonus.  Mereka pasti ga suka bonus yang ini, meskipun mereka suka dengan saya sebagai gurunya (GR banget haha).  Bukan tanpa alasan peraturan ini saya berikan, tapi dengan maksud tulus dan tersistem.  Kenyataannya, pada pekerjaan apapun ketika kita banyak menyebutkan kata sulit terhadap apa yang kita lakukan, otak akan mudah tersugesti untuk mengakui bahwa ini hal sulit dan kemudian tubuh akan terdorong untuk berat melakukan hal tersebut, ditambah emosi akan semakin negatif.  Pada pelajaran matematika yang dulupun pernah saya hindari, say...

Catatan akhir kampus 2

Gambar
Sebagaimana layaknya seorang pegawai baru, begitupun aku. Aku merasakan bagaimana beradaptasi soal lingkungan sosial, transportasi, waktu, materi, dll. Ada bagusnya juga diterima kerja sebelum aku lulus. Sejujurnya kesibukan yang tercipta oleh aktifitas pekerjaan mengisi dengan baik waktu-waktu kosongku. Meski kadang juga malah mengambil waktu belajarku, tentu saja itu konsekuensi bekerja sebelum sidang -_-. Tidak terbayang jika aku tidak bekerja mungkin banyak waktu yang terbuang sia-sia karena kekosongan menunggu revisian, bosan, dll. Yaaaah tentu saja sebenarnya untuk seorang aktivis tidak ada istilah gabut, kalo memang ada waktu luang jelas sekali harus digunakan untuk memperhatikan organisasi yang masih aku jalani. Sejujurnya, mungkin prioritasku sudah agak berubah. Berubahnya prioritasku bukan berarti aku sungguh-sungguh lepas tangan dengan organisasiku, hanya saja waktu yang aku gunakan untuk mengelolanya jadi semakin dan semakin sempit. Aku pikir paling tidak aku memantau ...

Memahami dan Belajar Memahami

Wassalamualaikum Ramadhan, semoga masih Allah SWT beri kesempatan bagi kita untuk bertemu kembali dengan keindahanmu. Kini bulan Syawal sudah tiba dan hari ini tanggal 2 Syawal. Banyak hal – hal menarik ala orang dewasa yang sedang berusaha saya pelajari, pahami, dan maknai. Bukan sekedar cara mengahadapi masalahnya, tapi juga bagaimana mengkreasikan sudut pandang masalah, atau malah mengubah persepsi masalah menjadi ibadah yang bernilai pahala di sisiNya. Ketika bersilaturahim ke sanak saudara, terasa sekali bahwa sudah bertahun lamanya hidup, kini bocah – bocah itu sudah tak lagi kecil. Ada yang sudah menikah, punya anak, ada yang baru mendapat pekerjaan, baru menikah, persiapan skripsi, naik tingkat 2 kuliah, dan tentu salah satunya adalah saya yang naik tingkat 3 kuliah. Aah,, ternyata kita sudah tergantikan oleh bocah-bocah kecil baru yang semoga saja jauh lebih baik dari kami-kami para tante dan om nya. Berat ringannya masalah dalam kehidupan yang sudah dijalani ...

Menciptakan Ide, Dari dan Untuk Kita

Gambar
Untuk mendapatkan ide setelah lama ga nulis, tentu ga begitu mudah. *apalagi kalo abis futur. Banyak baca, browsing, banyak dzikir, banyak muhasabah, banyak ngobrol sama temen-temen yang inspiratif, bisa jadi beberapa pilihan oke buat menciptakan ide. BOLD  ya. menciptakan . Keimanan bisa naik turun, semangat nulis juga gitu. Kalo kepala lagi dipenuhi beban akademik atau organisasi, otomatis fokus untuk nulis jadi kurang. Karena secara ilmu kita biasanya bisa fokus hanya pada 2 aktivitas, itupun jarang (1 optimalnya). #kecuali kalo nulis jadi pelarian atas beban-beban itu. Gak oke sih kalo gak produktif gara-gara sok sibuk tapi lebih gak oke kalo lagi sibuk kita sok produktif, sehingga hasil tulisan kita lebih banyak no meaning atau ga jelas. kasian para pembaca kasian juga harga diri kita. Berpikir Kreatif: Kita harusnya menciptakan ide, BUKAN mendapatkan ide. kita mesti bisa yakinin diri bahwa kita mampu untuk jadi inspiratif dengan ide yang kita buat, BUKAN...

TEPAT

Menggantungkan harapan haruslah pada tempat yang tepat. TEPAT sekali lagi.  Aku beri tahu satu hal penting, kadang kita tak perlu berpikir PANTAS atau tidak, tapi TEPAT atau tidak Jika ingin berdusta maka carilah saat yang tepat, dengan cara yang tepat, intonasi yang tepat, dan gaya yang tepat.  Tapi SABR harus selalu tepat di manapun kondisi dan tempatnya, karena kita butuh sabar dan semua aspek menjadi TEPAT ngan kesabaran. Mereka ada tapi tak ada aksinya, mereka bicara tapi tak ada maknanya, mereka berpikir tapi tak ada isinya.  Kenapa? karena cara mereka tidak TEPAT Jadilah seperti seharusnya, berbicaralah seperti seharusnya, bersikaplah seperti seharusnya, berterimakasihlah seperti seharusnya. Jangan harap mendapatkan yang tepat jika kita tidak mau untuk belajar TEPAT. dalam waktu, sikap, sifat, berpikir, bicara, bertindak.

Review

Gambar
Dulu, dulu banget. Pernah nulis suatu postingan karena berniat buat nampar diri sendiri. Entah akhirnya jadi posting atau engga. Dan sekarang ingin mengingatkan kembali dengan bentuk yang baru. "Apa bagusnya jadi orang baik, apa jeleknya jadi orang jahat" Sebenernya denger kalimat ini tuh awalnya agak janggal, cuma kalo agak dipermak dikit dengan inti yang sama dan isi yang berbeda jadi gini: "Apa yang buruk itu selalu buruk?, apa yang baik itu selalu baik?" Dengan opini diri sendiri, saya beranggapan bahwa cara menjalani kehidupan itu ga harus selalu dengan cara yang "baik" kadang" *atau mungkin seringnya?* cara yang buruk juga jadi jalan yang mulus buat menjalani hidup. Tapi sekali lagi, yang baik dan buruk itu selalu berdampingan kan? dan tiap-tiap mereka punya fungsi positif dan negatif. Makanya kenapa Allah SWT ga selalu memberikan kita apa yang kita mau (biasanya yang kita mau yang bagus"kan?) soalnya Allah tau cara yang bu...

Seperti Hujan

Gambar
*edit Kataku:  bagiku aku ada seperti hujan yang datang bisa dengan tiba-tiba atau bisa dengan tanda, yang datangnya kadang diinginkan kadang dibenci, yang kedatangannya kadang membawa senyuman, kadang membawa makian.  Seperti hujan, aku datang dengan banyak laku, aku sering datang tanpa berpikir yang aku datangi akan senang atau tidak.  Seperti hujan, kadang aku menyapu kekeringan, kadang aku membanjiri seluruh kota. Seperti hujan, kadang datang dengan lembut kadang datang dengan bringas.  Seperti hujan, bisa sekilas waktu, bisa berjam-jam. Aku merasa seperti hujan, yang bisa membuat hati yang duka semakin duka lalu menangis. seperti hujan, aku membawa banyak cerita tentang banyak masa. seperti hujan, aku memanggil anak-anak untuk bermain denganku. berlari dan tertawa Terkadang aku datang dengan petir yang menyambar dan melukai sekitar. Terkadang aku datang dengan wewangian rumput yang menyegarkan. Orang-orang yang tak ingin sakit atau tak suka huja mema...

Manusia Sejenis..........

Saya mempunyai banyak kenalan, banyak teman, dan beberapa sahabat terbaik juga orang" terpilih yang sering berada di sekitar saya, dari keseluruhan tentu saja mereka tak ada yang sama, semuanya penuh dengan variasi jiwa yang menarik untuk dibahas. Walau terkesan ga penting juga buat dijabarin tapi buat tulisan iseng bolehlah hahaha..... Jenis manusia Penggelitik Sekilas mereka cuma terlihat seperti orang-orang biasa yang punya muka serius dan tegas. Sayang berjuta sayang itu memang hanya sekilas, begitu anda kenal jangan harap anda luput dari sehari tanpa tertawa berada di dekatnya, apapun bisa menjadi jenis tertawaan, dari yang wajar di ketawain sampai yang ga wajar banget buat di ketawain -______-. dari yang jelek sampai yang gantengpun bisa jadi bahan keketawaan, ckckck.
Terkadang,,,, Ketika masalah muncul, berusaha tersenyum malah membuatmu semakin ingin menangis, semakin berusaha untuk tersenyum pada masalah kadang membuatmu semakin sesak hingga air mata memaksa keluar dari mata mungil ciptaanNya. Tapi,,, semakin kita mengingatNya dalam tiap pedih ujian ini, maka semakin kita bersyukur pada masalah yang datang.  Pada dasarnya, manusia memang senang untuk berkeluh kesah, bahkan untuk hal sepele yang tak perlu disebutkan. Bukan, mengeluh itu tidak salah, tapi cobalah lihat pada siapa kita sering mengeluh?? Kawan apapun cobaanmu hari ini, apapun kendalamu dalam menjalani hari ini, cobalah kawan.... tersenyumlah pada hidup yang telah Ia tentukan ini, meski kita tahu hidup tak selalu mudah untuk dinikmati, cobalah sesekali kau siap untuk jatuh, siap untuk gagal, karena hidup bukan hanya cerita soal menang ataupun sukses. Untuk setiap hati yang sedang merasa risau dengan telaganya, untuk setiap hati yang sedang berjauhan dengan ...

Anak"-Remaja-Dewasa

Harusnya malam ini latihan buat test writing bahasa Inggris dan latihan buat post test fisika, tapi pengen banget rasanya berbagi cerita walaupun mungkin postingan ini cuma menuh-menuhin aja kali ya? Kelas 12 cuma beberapa minggu lagi, semua udah sibuk sama emosinya masing-masing, sama galaunya masing-masing, sama kesibukannya masing-masing. and yap itulah kenapa kelas tiga jadi masa-masa terlabil setelah kelas 11. walaupun keliatannya kelas 11 masa paling labil tapi kalo dipikir" (opini penulis) galauan kelas 12 kayaknya. masa di mana kita harus berpikir beneran , emm maksudnya kita ini bukan lagi anak-anak yang lagi jalan ke masa remaja, tapi anak remaja yang lagi jalan ke arah dewasa, mestinya siihh disaat" begini kita udah mulai belajar masak sendiri, nyuci sendiri, beberes kamar (minimal) sendiri, DAN mulai mengurangi sikap suka mengeluh. keliatannya kalo kita seharian kerjaannya cuma ngeluhin hal" sepele sampe yang penting, ga dewasa banget gitu. mending kalo ...