Postingan

Menampilkan postingan dengan label ROHIS

DS

Gambar
Kalaupun langit kini warnanya kelabu, aku yakini bahwa itu adalah jejak kejenuhanku. Jika aku lihat langit kini membiru dan sinar mentarinya perlahan mengintip, aku yakini bahwa itu adalah kesudahan dari kejenuhan ini dan bukti bahwa aku mampu kembali untuk semangat menjemput "kalian" Kejenuhan adalah hal yg lazim, tapi fokuslah dengan cara mengakhirinya bukan dengan kejenuhannya. Aku bicara tentang dakwah sekolah, yang pernah aku jauhi, jenuhi, dan kesali. Proses, smoga ini adalah proses penguatan dalam keistiqomahan di jalan dakwah sekolah ini.  Dan aku tak pernah sampai hati untuk meninggalkan Dakwah Sekolah ini, meski pernah ada niatan untuk itu. Smoga niatan bertahan ini hanya karenaMu.  De,, aku belajar darimu. Terimakasih dan Maaf
Menjadi bagian dari angkatan 2012 SMAN6 BOGOR seperti sebuah takdir yang tak terelakkan.   Satu dari sekian kado spesial yang Ia beri adalah terjebak dalam lika-liku ROHIS Al-Hadistiyah Terimakasih untuk kalian yang pernah terlibat dalam hidup ini selama di SMA I give my best smile for all of my friend in senior high school.

Tak akan Habis

Gambar
Malam Sabtu, seperti biasa jumat adalah hari yang tak pernah lepas dari kejadian langka dan unik. Hari ini aku teringat kembali pada masa-masa sulit itu, hari ini aku menangis lagi pada jam-jam malam yang mulai melarut. Ketika aku ingat semua beban itu aku merasa seperti kapas seberat 10 ton yang tercelup air, entah mengapa aku tatakan semua kenangan itu seperti aku menatakkan kartu-kartu UNOku saat bermain. Tapi setelah itu aku jadi malu. Tak mungkin semua tepian pada ujung gelap itu akan kucecerkan, harus ada bagian dari diriku yang menyelesaikannya dan menenangkannya dalam tidur keabadian. Semakin aku tutup mata ini rasanya semakin jelas rasa cinta itu, tak akan habis. semakin aku rasakan semakin banyak rasa terimakasih itu dan tak akan habis. CintaMu padaku belum bisa ku balas dengan rasa syukur yang berlimpah, aku kecewa. Maafkanlah mereka, maafkanlah diri ini. Wahai jiwaku yang sangat berharga, maafkanlah masa-masa itu dan para pelakunya, maafkanlah dirimu.

Cintaku Padamu

Di kegelapan yang mulai menyergap hari, dalam sendu hati yang kurasakan. Pedih hati rasanya melihat kelakuan mereka yang menginjak harga diri tempat ini, arti tempat ini, juga nilai tempat ini. Tak kusangka sepeninggal kami yang baru sejenak tempat ini menjadi cukup terlantar, pedih, pedih, pedih. "Tapi masa mau kita kerasin kayak gitu merekanya? ya seenggaknya udah kita kasih tau" "Tapi mereka gak akan tau betapa pentingnya juga betapa terhormatnya tempat