Postingan

Penulis

Gambar
Nulis itu bukan sesuatu yang mudah, kadang meski hobi, tapi kalo isinya curhat mulu emang jadi sebel juga bacanya. (ini ngomongin diri sendiri kok). Makanya kadang banyak tulisan saya yang berakhir jadi draft karena isinya kelewat curhat. Makanya suka sebel, iri, cemburu, plus kagum sama orang yang bisa produktif banget posting tulisan dan enak dibaca. Seenggaknya meski ga terus-terusan ada yang ngasih respon lewat komen, tapi punya tulisan yang selalu nyaman di baca apalagi pilihan katanya bagus, itu jadi keren banget, terlepas apapun isinya. Udah beberapa hari ini saya baca berbagai tulisan orang. Ada yang di web khusus berisi opini ada juga blog pribadi. Ada yang mengkritisi kondisi negara, perpolitikan, soal perasaan, soal ideologi, soal iman, banyaklah. Hampir semua tulisan yang saya baca bikin kagum dan bikin semangat nulis. Meski akhirnya gagal posting lagi dan lagi.

husnudzon

Banyak kata yang terlantun dengan indah menerpa hati. Bila diintip, sekilas tampak benar dan nyata, namun bila makin lama dipandang berjumpalah ia dengan harapan.  Pada zat yang maha mengatur segala urusan. Pada zat yang maha mengetahui segala sesuatu. Pada zat yang hanya kepadaNya kita memohon. Dengan kerendahan diri dihadapanNya, setiap tangan yang menengadah itu meneteskan permatanya dalam keheningan. Mengaharapkan yang tak diketahui buruk baiknya.  Mata yang terus menatap dalam, menemani kepala yang terus merendah. Menyadari bahwa segala urusan berada pada tangan yang tak mampu digapai. Apalah daya, harapan menjadi tujuan.  Jika berlari mendekat satu2nya cara, jika mendekat adalah satu2ya cara mengobati jantung yang kian berirama, maka mampukanlah tangan, mata, mulut,  kepala, dan hati hanya yakin kepada pemilik.  

Taukah kamu?

Gambar
Ini adalah cerita seorang sahabat dekat. Yang aku semogakan ia menikah tahun depan, tahun ini malah, semoga. Dia adalah seorang yang tangguh dengan kehidupannya. Berjuang keras untuk membalas pengkerdilan yang ia dapatkan. Membuktikan bahwa ia mampu. Kini aku melihat kesuksesannya untuk membuktikan semua yang ia gagali di masa silam. Terucap dari dirinya, sebuah kata yang bersimbolkan ketidakpercayaan diri. Sama seperti bagaimana kadang aku memandang diriku yang remah-remah ini. Calonnya adalah seseorang yang sangat cerdas, IPK nyaris summa cummelaude ketika lulus dari ITB Teknik Elektro. Kini diterima di 3 univ di luar negeri untuk sekolah lagi namun kemudian   menolak demi membersamai sahabatku di masa datang. Namun, begitulah ia, berucap padaku di chat personal sambil kubayangkan ia berkaca-kaca. Ia merasa kecil untuk diperjuangkan sebesar itu. Aku turut bahagia dengan rencana-rencana besar yang sudah ia susun, meski sebal terkadang dengan keras kepalanya yang berkali...

Sulit

Gambar
Teringat masa sulit itu. Di mana kedamaian terasa mahal. Pertemanan terasa menyakitkan. Kesalahan dan kegagalan adalah bagian diri. Seringnya kemurungan berlari bolak-balik melalui diri. Berat bagi diri menjadi berat bagi pemegang amanah. Siapa yang dipersalahkan saat itu, pemegang amanah. Kini? Tak perlu ada yang disalahkan, ketika kita menyadari bahwa Illahi hanya ingin kita menjadi pribadi yang kuat dan belajar berempati dari masa lalu. Kini, mengingatnya kembali tak terasa seperih dulu. Pemegang amanah telah mengakui keberhasilannya menanjak gunung yang begitu terjal bebatuannya. Mengagumi kegigihannya dan memberi perlindungan yang tak utuh diberikan sebelumnya. Pilihan-pilihan hidup tanpa sadar beracuan pada masa-masa sulit itu. Bertekad untuk keluar dari segala cacian yang meremehkan, membalas semua pengkerdilan itu, dan berjanji untuk memberikan dan menyikapi jauh lebih baik pada si kecil besok. Tanpa sadar semua tekad itu mengkristal menjadi cita-cita. Melaluinya den...

Tak akan lama

Gambar
Puluhan pertanyaan menghujam pikiran dan menusuk keji hati. Langkah kaki yang mantap perlahan melambat lalu diam. Jika ada yang harus memekik berat mungkin ia adalah hati. Kenapa? Entahlah. Angin malam yang ramai bertambah ramai dengan bunyi-bunyi mobil dan sirene. Di luar sana pastilah begitu banyak kesibukan yang mengalir. Tak perlu di luar, bahkan di dalam sini banyak pekerjaan yang menunggu untuk diakhiri. Sayang sekali, hati yang ramai membuat pekerjaan berat terasa tak lebih berat dari batu yang menumpuk di hati. Atau malah untung? Hmm sudahlah. Menyelesaikan perkara pikiran jauh lebih mudah dari perkara hati. Seringnya terlalu rumit berbelit. Membuat sulit mencari ujung benangnya. Tapi bisa, tentu saja perlu yakin kalau ujungnya akan ditemukan. Entah kapan. Bila diujung timur ada yang merasa berat, percayalah ujung barat turut merasa berat. Hati tak milik satu pihak. Tapi tak berhak langit dan bumi dipersalahkan. Pastilah setiap nafas sudah saling mengusakan dengan ...

Anting (Memaknai Kehilangan)

Gambar
      Ketika sesuatu hilang dari kita, terlepas, maka tenangkan hatimu. Berikanlah ruang bagi hatimu untuk berpasrah diri padaNya, hingga kemudian kamu merasa ikhlas atas kehilangan itu. Jika apa yang terlepas darimu itu Ia takdirkan kembali, maka tiada satupun yang dapat menghalanginya kembali. Meskipun dengan cara yang tak pernah terbayangkan, bahkan tidak masuk diakal. Ini adalah makna yang aku pelajari dari sebuah anting. Bahwa, bila Allah menjamin segala sesuatu menjadi hak kita maka ia akan tetap menjadi milik kita. Anting yang sekitar bulan november-desember lalu hilang sebelahnya dariku, dengan cara yang sama sekali tidak masuk akal kembali. Jawaban yang diminta karena keyakinan kepada Allah akan datang dengan cara yang tidak disangka-sangka. Well, jadi sebenernya ini cerita soal anting. Allah SWT memang selalu tau caranya bikin kejutan. Mungkin ketika kalian baca paragraf ini feel baca blognya jadi luntur. Tapi tenang, ini cerita se...

Rindu

Hai malam, hai lagi Langit malammu selalu tampak abu, Depok Kenapa? Padahal aku merindu si bintang Iya, bintang yang kalo kita liatin suka ngedipin kita Kalo langitnya abu, aku jadi susah liat Tiba-tiba jadi inget Jepara, malamnya Dingin dan gelap Tapi aku bisa ketemu si bintang, bahkan banyak Bikin leher sakit karena terus mendongak Aku jadi rindu, iya yang rasanya menghangatkan hati Apa tuh nama lainnya? Kangen Aku kangen langit, kangen dihibur kedipan bintang Bareng angin dingin yang bikin inget sesuatu Apa coba? Cuma aku sih yang tau, sama Allah juga tau. Tau kalo merindu itu seru tapi capek. Allah, cuma rindu Allah yang ga capek.