Sebagaimana layaknya seorang pegawai baru, begitupun aku. Aku merasakan bagaimana beradaptasi soal lingkungan sosial, transportasi, waktu, materi, dll. Ada bagusnya juga diterima kerja sebelum aku lulus. Sejujurnya kesibukan yang tercipta oleh aktifitas pekerjaan mengisi dengan baik waktu-waktu kosongku. Meski kadang juga malah mengambil waktu belajarku, tentu saja itu konsekuensi bekerja sebelum sidang -_-. Tidak terbayang jika aku tidak bekerja mungkin banyak waktu yang terbuang sia-sia karena kekosongan menunggu revisian, bosan, dll. Yaaaah tentu saja sebenarnya untuk seorang aktivis tidak ada istilah gabut, kalo memang ada waktu luang jelas sekali harus digunakan untuk memperhatikan organisasi yang masih aku jalani. Sejujurnya, mungkin prioritasku sudah agak berubah. Berubahnya prioritasku bukan berarti aku sungguh-sungguh lepas tangan dengan organisasiku, hanya saja waktu yang aku gunakan untuk mengelolanya jadi semakin dan semakin sempit. Aku pikir paling tidak aku memantau ...