Tersenyum
Memang, ada beberapa hal yang kita pikir sudah tidak lagi mengganggu jalannya kehidupan kita. Tapi ketika terkenang sedikit, rupanya tetap ada ibarat baju putih yang terkena luntur. Meski seperti hilang, sebenarnya ada berbayang. Tapi, hidup kita bukan untuk menyesali yang tak hilang berbayang itu kan? Tersenyumlah pada bayangan sendiri dan katakan pada mata yang menatap kuat itu, "biar saja berlalu dan ikhlas pada cerita ini. Sudah takdirnya berliku, yang datang dan pergi, yang mengejar lalu sembunyi, yang padanya tatapan tak terlepas namun tak kunjung menyapa". Obrolan malam itu membuatku sadar bahwa ternyata sudah banyak kerikil, dan karang yang berlalu. Tersenyumlah, siapa peduli jika esok kembali tersandung batu. Kita hanya perlu berdiri dan kembali berjalan. Jika menurutNya beginilah jalan terbaik menuju sungai telaga, apakah pantas untuk tidak percaya?