Postingan

Tersenyum

Memang, ada beberapa hal yang kita pikir sudah tidak lagi mengganggu jalannya kehidupan kita. Tapi ketika terkenang sedikit, rupanya tetap ada ibarat baju putih yang terkena luntur. Meski seperti hilang, sebenarnya ada berbayang. Tapi, hidup kita bukan untuk menyesali yang tak hilang berbayang itu kan? Tersenyumlah pada bayangan sendiri dan katakan pada mata yang menatap kuat itu, "biar saja berlalu dan ikhlas pada cerita ini. Sudah takdirnya berliku, yang datang dan pergi, yang mengejar lalu sembunyi, yang padanya tatapan tak terlepas namun tak kunjung menyapa". Obrolan malam itu membuatku sadar bahwa ternyata sudah banyak kerikil, dan karang yang berlalu. Tersenyumlah, siapa peduli jika esok kembali tersandung batu. Kita hanya perlu berdiri dan kembali berjalan. Jika menurutNya beginilah jalan terbaik menuju sungai telaga, apakah pantas untuk tidak percaya?

Tanyakanlah

Malam, kenapa ya? Padamu ada bintang yang kecilnya sebesar titik hitam di bukuku... tapi terang sekali. Indah seperti kilauan mentari yang memantul di cerminku. Tau tidak? Sepi itu adalah jarak. Antara aku dan bintang ada sepi. Karena kita berjarak. Tapi aku bisa melihat bintang. Meskipun sepi. Penasaran tidak? Aku iya. Menunggu sampai tidak sepi. Tau kan maksudku? Tapi, kata panutanku, sabar tak berbatas. Aku jadi malu untuk merengek, walaupun sambil nangis sih. Malam, sekarang aku tau. Kamu tidak abu, buktinya waktu ke Jepara dan Sumatera Barat kamu gelap. Hitam. Mungkinkah karena Depok masih bersedih, dia jadi kelabu? Atau bukan? Malam, lain kali kita bicara ya. Tanyakan saja apapun... aku suka..

Angkasa

Tinggi. Mungkin itu adalah deskripsi yang sesuai untukmu. Aku bisa menatapmu dengan tatapan yang sendu sambil kemudian tersadar rintik hujan membasahi. Kamu, indah kala mentari terbit dan tenggelam. Cerah kala siang menyongsong. Mengingatkanku bahwa bahagia itu ada. Rintik yang membasahiku kala tatapan sendu memandang langitmu yang kelabu, menyadarkanku ada luka tersimpan di sana. Ada sepi yang melanda dan mewarnai. Akupun, turut merintikan hujan. Jika ada hal besar yang ingin aku lakukan, itu adalah melihat cerah dan indahmu. Mengobati luka dan mengisi sepimu. Luas. selalu kulihat luas dirimu. sembari burung berterbangan di atas sana dan cahaya mentari menari di antara rindang pepohonan. Kamu, andai aku mampu menyentuh tinggi dan luas itu. Ingin kuhadiahkan pelukan terhangat milikku.

Anak-Anak

Gambar
Keburukan harus diperbaiki bukan dianggap biasa.  Melihat anak2 zaman dulu dan zaman sekarang pastilah ada perbedaan yang dapat kita amati. Namun bukan semua hal yang berubah. Ada hal-hal crucial yang tidak berubah hingga kini dan cenderung dianggap hal yang biasa ketika itu terjadi pada anak-anak.  Bullying Baik secara verbal maupun fisik. lantas orang dewasa hanya berkata "namanya juga anak-anak". Namun ketika anak mereka menjadi korban, mereka turut ikut campur dan memarahi si pembully sehingga tanpa sadar anak mereka tidak belajar melindungi dirinya dan berkemungkinan semakin dibully.  Ini adalah persoalan sistem pada pendidikan kita di rumah dan di sekolah. Orang dewasa mungkin alpha akan adanya resiko jangka panjang yang maha dahsyat yang akan mengintai anak2 mereka.

Konsekuensi Sebuah Doa

Malam ini saya menginap di sebuah kostan putri yang jadi langganan tempat saya bernaung ketika tiada lagi tempat yang bisa ditumpangi. Sebuah kostan yang berisi para akhwat yang terbina dengan baik akhlaq dan ilmunya. Wisma Tanjung Sebuah obrolan kecil turut saya dengarkan saat selesai isya. Teman yang baik hati yang suka rela menampung saya hari ini adalah seseorang yang beberapa minggu lalu kehilangan laptop dan HP nya. Teringatlah ia akan doa yang pernah ia panjatkan saat sedang menyusun skripsi. Ia memohon agar laptopnya tidak rusak ketika ia menyusun skripsi, dan jika harus rusak maka biarlah setelah ia lulus. Teringat pula ia akan doanya agar mendapatkan HP baru. Maka kecurian itu menjawab doa-doanya yang pernah ia panjatkan. Lama, lama itu terkabul. Maka Allah kabulkan doanya. Sambil tertawa dan merenung ia sadar kesalahan dari doanya sekaligus sadar ada konsekuensi bahkan dari doa yang kita panjatkan. Ia alpha menyebut "dengan cara yang Engkau ridhoi" Sederha...

Berat, rasanya

Selama sebulan ini sekolah mempersiapkan segala kebutuhan untuk akreditasi. Katanya, nyiapin akreditasi memang memeras tenaga, ternyata iya. Karena persiapan akreditasi yang berat ini bersamaan dengan beberapa agenda besar sekolah maka jadilah sungguh "terasa" berat. Ini memang akhir tahun ajaran, maka jangan lupakan rapot. Sebenarnya ingin sekali bisa produktif optimal dalam kegiatan2 dakwah yang dulu ketika berstatus mahasiswa dilakukan. Tapi mungkin ini adalah bagian dari adaptasi di mana kegiatan dakwah sesungguhnya sangat banyak bentuknya. Jangan lupa, bahwa segala aktivitas bergantung pada niat. Melakukan yang terbaik buat sekolah bisa jadi bentuk dakwah juga. Maka hari ini, mungkin beberapa orang tidak senang hati mengetahui saya yang "check lock" sebelum semua kegiatan lembur hari ini usai. Tapi janji tetaplah janji, janji bertemu adik" untuk memberi tambahan bekal yang sebenarnya bekal juga bagi saya. Janji yang sayangnya sudah terlanjur dibuat s...

Permintaan

Gambar
Kata orang, kualitas anak laki-laki dilihat dari kedekatannya dengan ibunya, sedangkan kualitas anak perempuan dilihat dari kedekatannya dengan ayahnya. Sampai hari ini saya masih percaya dengan kata-kata yang saya juga gak tau penelitian mana aja yang udah membuktikannya. Kedekatan antara orang tua dan anak adalah sesuatu yang pasti, meskipun dari apa yang saya pelajari selama kuliah, kedekatan itu bisa dalam bentuk yang secure atau insecure . Ketika pernah insecure bukan berarti akan selamanya begitu. Kalau sudah secure- pun bukan berarti tak akan jadi insecure . Manusia itu dinamis, jadi bergantung bagaimana orang tua dan anak saling belajar untuk menahan diri dari perilaku-perilaku yang saling melukai di antara keduanya. Mungkin itu intro yang apa banget buat tulisan kali ini, yang pada dasarnya nyeritain soal seorang anak perempuan dan permintaan bapaknya. Ketika seorang anak sudah bekerja, pasti dong ada keingininan buat dia beliin something buat keluarganya, sauda...