{Cobalah}
Begitu banyak orang yang mengartikan kehidupan dengan caranya, dengan pengalamannya, dengan pikirannya, dengan motivatisanya, bahkan dengan emosinya.
Memaknai jalan hidupnya dengan berjuta pikiran, opini, emosi, dan renungannya
Membebaskan diri dari himpitan hidup yang kadang memang membelenggu jiwa
"beda kepala, beda isi, beda pikiran" ga inget baca kata" ini di mana.
Mungkin itulah kenapa kita ga bisa selalu memaksakan apa yang kita pahami dengan yang orang lain pahami
Mungkin itulah kenapa kita bisa menyatu dengan hanya beberapa titik kesamaan saja. beberapa
Pernah lihat pelangi yang warna utamanya oranye? memang warnanya lengkap, mejikuhibiniu. Tapi warna oranye menyamarkan. Sehingga warna-warni itu ga begitu bersih, tapi kita masih bisa mengatakannya pelangi kan?
"perlakukanlah seseorang sebagaimana ia ingin diperlakukan" (ga inget juga baca di mana)
Kenapa ga perlakukan seseorang sebagaimana kamu ingin diperlakukan?
Karena inginmu diperlakukan dengan inginnya orang lain ga sama. Beda.
Sok tau itu sebenernya penting juga untuk beberapa hal, tapi kebanyakan sok tau bisa bikin orang lain ga percaya sama ucapan kita. Sama kalo kita sering bohong.
Tetap bersikap statis padahal keadaan terus berubah, dinamis tanpa henti.
Masalah, tak mungkin karena salah satu yang bersalah tapi masalah ada karena dua pihak yang bersalah.
Hidup, mengajarkanku untuk menggenggam air. Mungkin juga kamu...
Obsesi? Tak akan.

Komentar