Terimakasih Untuk Mereka

            Katakan terimakasih buat siapa sih? Buat saya? BUKAN? Buat Allah? PASTI gak usah di tanya deh!! Lah terus maksudnya buat siapa dong??? MAU TAU?? Yuk di baca dulu…….

Kali ini saya akan berterima kasih secara KHUSUS untuk para guru yang dari TK – SMA sekarang pernah mengajar saya. Guru – guru yang selalu sabar dan semangat ngajarin saya banyak hal, mulai dari pelajaran sekolah, pelajaran mengenai akhlak, organisasi, nalar, jungkir balik yang benar (guru olahraga) dan….. KEHIDUPAN. Dominasinya, para guru yang pernah mengajar saya adalah orang – orang hebat yang bukan cuma ngajarin pelajaran yang dia kuasai tapi juga ngajarin saya tentang HIDUP. Aspek – aspek mengenai kehidupan itu kompleks banget, mulai dari ilmu sabar, ilmu ikhlas, ilmu agama, etika, ilmu pemikiran, cara bicara, dan segala tetek bengek yang nyangkut di KEHIDUPAN. Kenapa sih pelajaran mengenai kehidupan terasa begitu penting?? Soalnya hidup itu adalah sesuatu yang mesti kita jaga kapan pun, kita syukuri setiap saat, mesti kita pikirin kapan aja, mesti kita pelajari setiap saat, mesti kita perbaiki setiap sisi buruknya, dan hidup akan selalu mengingatkan kita pada penciptanya, yaitu ALLAH SWT. Makanya mempelajari kehidupan yang sebenarnya itu perlu banget.


Oke deh kita balik lagi ke topik pembicaraan yaitu GURU, bagi saya seorang kaka dan seorang Pembina dalam berbagai aktifitas adalah guru juga, karena pada hakikatnya guru adalah seseorang yang mengajari kita mengenai hal baru dan membimbing kita mencapai Sesuatu yang baru. Guru yang baik adalah guru yang menunjukan muridnya pada hal-hal baru yang bermanfaat dan pastinya di ridhoiNya. Lebih spesifiknya kali ini saya mau bicara mengenai guru Matematika yang paling banyak memberikan saya ilmu, kenapa harus matematika sih? Soalnya awal perjumpaan saya dengan matematika itu sangat buruk, tapi kini matematika menjadi pelajaran kegemaran saya. Saya mau sedikit cerita nih *mmmmm* hehe jadi dari saya kelas 2 SD – 1 SMP, saya adalah murid pembenci pelajaran Matematika no 1. WHY?? Itu karena saya ga pernah dapet nilai lebih dari 75 setiap ulangan, mungkin kalo latihan mah sering dapet 85, 90, bahkan 100. Tapi tiap kali ulangan, nilai saya (seinget saya) ga pernah tembus dari 80, selain itu saya merasa semua guru matematika yang mengajar saya dulu adalah guru yang monoton, membosankan, dan menyebalkan. Di tambah lagi dulu (dulu loh ya) saya adalah anak yang sangat amat malas dalam belajar APALAGI matematika + bangor. Ngeliat angka bawaanya mau tewas di kasur ajalah… Tapi semuanya berubah berkat guru matematika saya di kelas 2 SMP. Nama guru itu adalah bu Nyayu. 

Dia adalah guru yang selalu punya energi ekstra tiap kali ngajar, dan dia selalu memotivasi muridnya dengan caranya, dia masuk ke dalam kategori guru killer, WHY?? Karena siapapun yang ga bisa menjawab pertanyaan, ga mengerjakan pr, dan siapapun yang melakukan pelanggaran sekolah(dia juga waka kesiswaan), PASTI dia hukum dengan caranya. Cara yang paling sering dia lakuin adalah menghukum kita untuk bernyanyi, pas banget sama namanya Nyayu yang ternyata suka bernyanyi (loh?!!) kadang ga cuma nyanyi aja tapi juga nyanyi ekstra ++. Mau tau kenapa ++?? Soalnya kalian harus bernyanyi di tengah lapangan hangat (panas!!!) sambil hormat pada bendera merah-putih di siang bolong. 

Tapi TERNYATA dialah guru pertama yang membuat bibit-bibit cinta di hati saya tumbuh subur pada matematika. Padahal waktu SD saya pernah bilang ga akan pernah suka sama MTK. Tapi nyatanya hingga detik ini pun guru matematikalah yang paling banyak membekas di ingatan dan sanubari saya. Karena 80% guru matematika yang pernah mengajar saya adalah guru-guru luar biasa yang selalu punya cara beda dari yang lainnya buat ngajar. Kalo boleh saya sebutkan guru-guru hebat itu dari awal sampai akhir adalah sebagai berikut: Bu Nyanyu, Bu Dian, Bu Teti, Bu Elli, Mas Delta (guru unik ke 1), dan Mas eh Akang ah apapun panggilan guru unik ke 2 ini. Mereka yang baru saya sebutkan adalah guru matematika yang BUKAN cuma ngajarin matematika, tapi juga ilmu agama, etika, kesabaran, kegigihan, kedisiplinan, kekonsistenan, kesenangan, perjuangan, kejujuran, dan BANYAAAAAK banget. Maka itu bagi saya, mereka pantas mendapatkan ucapan terimakasih yang spesial. 

Banyak banget kata-kata keren yang keluar dari mulut hebat mereka, tapi karena banyak banget saya bakalan sebut yg masih membekas bgt di ingatan saya. ini adalah ucapan pertama yang baru pertama kali juga saya denger dari seorang guru>> “Saya ga ngejar gaji ko, saya ngajar karena memang saya senang”, itulah guru sejati mereka mengajar karena hati mereka senang dan mau kita (sbg murid) jauh lebih baik dari dia, mungkin kedengerannya agak munafik yah soalnya siapa juga sih yang mau capek” ngajar tapi gamau duitnya, namanya juga kerja masa gamau duit buat kelangsungan hidup ? TAPI setiap guru selalu punya alasan mendalam kenapa mereka mau jadi guru. Saya rasa alasan gaji adalah alasan kesekian dan kesekian dari banyak alasan hebat yang mereka punya. dan ada lagi>>> “Tanamkan di diri kalian kalo kalian itu mampu, kalian itu bisa, selama kalian mau untuk berusaha. Karena cuma kalian yang bakal nolong diri kalian masing-masing!!!”  motivasi semacam ini pertama kali saya dengar dari seorang guru, bukan dari seorang motivator atau semacamnya.

Bayangkan betapa banyak pahala yang udah mereka tumpuk selama bertahun-tahun, karena banyaknya anak manusia yang mereka ajar, macam-macam ilmu yang mereka tebar, dan lamanya mereka mengajar SUBHANALLAH. Oleh karena itu ini adalah salah satu alasan utama saya pengen jadi guru, walaupun cita-cita saya adalah jadi guru TKIT. Pernah ko saya di remehin sama orang tua karena cita-cita saya yang mereka anggap rendah, BUT jadi guru TKIT  jaman SEKARANG bukanlah hal yang rendah loh…dan lagi kecintaan saya sama anak kecil itu ga kan pernah tertahankan hahaha. Kalo bukan karena sayang, cinta dan, senang, mungkin saya ga akan pilih profesi yang satu ini. 

Oke Lanjut>>> So… itu lah kenapa Guru adalah orang yang patut di spesialkan. Walaupun gaji mereka (gaji lagi…..!@#$%^&) ga sebanding sama gaji-gaji para pengusaha, para pedagang dan lain lainnya. Tapi para pedagang, pengusaha, dll itu mendapatkan ilmu mereka kan dari guru juga. Meskipun kadang nasib di dunia suka ga adil sama para guru, tapi Allah Maha Adil sama semua makhluknya. Mungkin rata-rata para guru adalah orang yang “biasa” keuangannya, tapi seenggaknya mereka tentram, aman, dan sentosa hidupnya (sok tau banget lu lan *BUUK). Soalnya kan orang kaya kebanyakan ga tenang hidupnya karena harta. Selalu ada sebab dan akibat. Hmmm itulah alasan kenapa SEMUA Guru (bagi saya) adalah manusia yang HEBAT dan KEREN. Merekalah yang menghasilkan para pengusaha kaya, pejabat-pejabat, konglomerat, dll. Oiya TERAKHIR (serius terakhir). Sebenernya semua guru itu mengajar dengan cara yang tepat buat mereka, tergantung cara kita menikmati cara mereka. Jadi ga ada lagi tuh ucapan, si guru ini ga enak, si guru ini muter-muter, si guru ini bawel, dan sebagainya. INGAT setiap cara yang mereka pake, akan selalu ada hikmahnya buat kita. Karena mereka adalah sosok yang HEBAT ^0^. 

Dedicated to Teachers

Komentar

agungcahyan mengatakan…
unik ya,,bukannya ganteng,,hahaha
Roxalana Fikren Taufik mengatakan…
Jiiahh gubrak.. biarkan yang lucu berkarya. hahahaha. ayo kang saya butuh banyak inspirasi.

Postingan populer dari blog ini

Sahabatku Guruku

Slow Response

Cintaku Padamu

Bicaralah yang baik

Melihatmu