Penulis_Pembaca

Menulis adalah aktivitas yang menuangkan segala pikiran, menulis adalah pekerjaan yang menggoreskan suatu maksud, menulis mengandung banyak arti dan keinginan, menulis bisa menumbuhkan potensi, ia menumbuhkan kekaguman, ia menumbuhkan komentar. Menulis dapat menjadi hal yang baik atau bahkan buruk. Menulis dapat membuat kita mengenal seseorang tanpa perlu kita tau siapa dia. Menulis mempertemukan suatu ide dan rencana bahkan kadang membangun suatu keinginan.


Tulisan yang di hasilkan dari tiap karya mampu mengukur sejauh mana kualitas sang penulis. Tulisan yang baik adalah ketika para pembacanya dapat terinspirasi, termotivasi, atau bahkan ikut serta dalam perasaan sang penulis. Tulisan yang hebat dapat membuat perubahan dalam diri sang pembaca, dapat membuka mata hati yang buta akan suatu hal, bahkan tulisan mampu merubah tabiat dari pembacanya.

Sang penulis dapat kita ibaratkan sebagai seorang Komandan atau Pemimpin, ia yang membangun suatu karya dengan visi dan misi tertentu, ia melayani para pembaca layaknya seorang pemimpin yang melayani rakyatnya. Ia mendengarkan setiap masukan dari para pembaca untuk hasil yang lebih maksimal.

Masukilah taman pengetahuan lewat tulisan.

Seorang penulis bukanlah penulis tanpa pembaca tetap, sama layaknya komandan yang bukan komandan tanpa adanya prajurit tetap yang ia perintah. Penulis adalah mediator dari tiap aspirasi, opini dan banyak hal. Tapi penulis adalah pemimpin yang maya, tiada seorang pembacapun yang mampu mengetahui maksud persis dari hasil tulisan sang penulis, kecuali sang penulis sendiri yang membeberkan. Menulis membuat kita tumbuh, tumbuh melalui kritik saran dan masukan. Penulis dapat memberikan ilmu-ilmu baru pada pembacanya, baik secara langsung ataupun tidak.

Sebaik-baiknya penulis adalah yang memberikan manfaat nyata dalam semua karyanya.

Karya dari seorang penulis memang tak akan lepas dari kekhilafan, namun seburuk apapun suatu karya yang sudah tertoreh, tetap akan berarti bila hati diikut sertakan dalam tulisannya. Seperti halnya Komandan yang dapat mengatur, Penulis juga dapat mengatur pembaca. Mengatur perasaan. Mereka mampu membuat air tergelincir di pipi, lalu membuat bibir menarik garis senyum, hingga tawa yang berderai, lalu mata yang terbelak karena tiap kata yang tertera. Segala ekspresi, mampu penulis munculkan di guratan wajah para pembaca.

Bermain kata, makna, arti, maksud, dan rahasia dalam tulisan adalah bumbu para penulis hebat, maka pintar-pintarlah bermain indah dengannya.

Namun tak jarang hal mengerikan bisa muncul akibat tulisan yang tidak bertanggung jawab. Sehingga menjadi penulis bukanlah hal mudah bila emosi tidak terkontrol. Apapun bisa menjadi karya dalam tiap kondisi. Maka mengkoreksi ulang karya adalah hal penting, bahkan para pembaca dapat ikut serta sebagai pengkoreksi karya. Pembaca layaknya rakyat yang mempunyai hak untuk mengomentari bahkan menuding. Namun jadilah para pembaca yang berkualitas, bukan hanya menuntut penulis yang berkualitas. hmmmm layaknya rakyat yang tidak patut meminta kualitas super dari pemimpin bila dari individu masing-masing tidak berkaca. Sama-sama perbaiki diri.

Penulis adalah tokoh yang mampu mengaitkan apa-apa hal yang tidak sama sekali ada kaitannya, suatu aspek yang tidak berhubungan dapat menjadi logis di tangan para penulis handal. Realistis. itu adalah barang penting. Menari-nari dalam utopis(khayalan) yang penuh arti mampu membuat para penulis menciptakan karya tulis, baik itu cerpen, novel, artikel, dan banyak. Bayangkan itu semua berasal dari khayalan, khayalan untuk memupuk potensi diri. khayaln untuk membuat kesenangan para pembaca muncul. 

Penulis, tokoh utama dari setiap inspirasi, bahkan ide. Sudahkah kita menjadi penulis yang baik?

Komentar

Anonim mengatakan…
eciee, keren deeh skrg maaah... mancaaaps :P

Postingan populer dari blog ini

Slow Response

Sahabatku Guruku

Penulis

Cintaku Padamu

Haura... mentoring yuk!!