Rasakanlah. Allah bersamamu.

Di hari ke 15 bulan Ramadhan yang penuh lika-liku ini, menjadi hari paling datar dari hari-hari sebelumnya. Entah kenapa gw jadi pengen kembali ke masa keemasan (kapan gw jadi emas?) yah maksudnya masa-masa yang perjalanan hidpunya kayak naik Histeria (pernah naek juga engga) tapi pada tau kan rasanya naik histeria gimana?? (bagi yang udah) Menegangkan, mengerikan, melelahkan, tapi sesudahnya seneng, seru, mau lagi, dan teringat terus.

Masa-masa kayak gitu udah lewat, sekarang hidup gw lagi kayak rollercoster yang lagi nanjak, naik-naik-naik, tapi pelan banget naiknya. Dan selama itu pula gw banyak mikir. "apa hikmah yang bisa gw ambil dari pengalaman gw selama ramadhan ini sih?" harusnya sih banyak, apalagi ini udah hari pertengahan ramadhan. Tapi kenapa rasanya hambar yah? bahkan ketika ada insiden salah kirim aja rasanya datar banget. Kayak petasan gagal meledak (nyesssssss-------*).


Mungkin kalo flashback ke hari awal ramadhan banyak tuh pelajaran yang bisa di petik, kalo maju 5 hari ke depan, ada banyak sentilan mental dan teguran nurani. maju lagi sampai sehari sebelum hari ini........ di METRO ada just alvin dan bintang tamunya Aa Gym... baru nonton 5 menit aja, hati berasa di gampar bolak-balik (aa gym keren banget sih, subhanallah) sambil ngerjain tugas seni budaya gw ngerenung rada lama, terus mikir..... Mereka yang ada di TV itu aja bisa jadi orang-orang hebat yang selalu di butuhkan umat, padahal mereka berawal dari bukan apa-apa. Gw juga bukan apa-apa sekarang, dan gw belum jadi "orang", dan mereka tuh cuma bergantung sama Allah, mereka cuma yakin bahwa semua yang terjadi adalah kehendak Allah, segalanya milik Allah, dan pertemuan juga takdir yang sesungguhnya itu cuma nanti di akhirat, dan yang membuat mereka BISA itu juga cuma Allah. Allah, Allah, Allah, jadi sedih nginget kondisi ruhiyah yang kayaknya lagi turun. Kangen banget sama Allah, kangeeeeennn banget.

"Hidup ini tidak sulit dan tidak pula mustahil selama di sana ada kemampuan untuk melakukan pekerjaan dan pergerakan."

Mungkin hal yang membuat gw merasa hidup gw datar dan hambar saat ini karena gw gak melakukan ikhtiar dengan maksimal. Ketika kita hanya terus meminta dan meminta pada Allah tanpa berusaha mencapai apa yang kita mau, itu namanya culangung (ceuk urang sunda mah) *inget.iklan.axis*. Tapi kalo kita berusaha maksimal dan mati-matian tanpa meminta pertolongan dari Allah, itu namanya kita sombong, seakan-akan kita bisa tanpaNya. Padahal Allah pernah bilang sama kita, kalo Allah itu ga akan mengubah sesuatu yang kita minta kalo kita juga ga berusaha untuk merubahnya, bukan berarti Allah ga mampu, apa sih yang Allah gabisa, tinggal Kun jadi deh.... tapi Allah gamau manjain kita dengan itu, dan ngebuat kita menjadi orang-orang yang malas, sedangkan malas adalah sifat setan.

Hahhhhh renungan kilat ini mungkin ga berarti besar buat yang baca postingan ini, tapi seenggaknya bisa membagi pelajaran dan hikmah.
"Sesungguhnya kecemasan jiwa lebih parah pengaruhnya ketimbang penyakit fisik"
Karena di dalam cemas ada setan yang menggelayutinya, dan ciri orang yang beriman adalah orang yang selalu tenang tiap kali masalah mendatanginya, dan ia tidak  pernah merasa cemas karena ia percaya Allah selalu bersamanya.

Semoga Allah selalu hadir di antara para pembaca dan memelihara hati, pikiran, mulut, telinga, dan sikap para pembaca dari segala ke mudaratan dan kekotoran nurani.

Thanks for HAURA, Guruku, Aa Gym dan .....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sahabatku Guruku

Slow Response

Cintaku Padamu

Bicaralah yang baik

Melihatmu