Dalam Diam Ikhlas dan Sabar
Diam mampu menjaga kesucian hati itu dan memuliakan diri itu
Diam adalah tameng penghalau kemaksiatan terselubung yang terus mengintai
Diam yang menjaga kita untuk tetap menjadikanNya yang utama di hati juga di pikiran
Diam melindungi kita dari segala ucapan yang sia-sia
Diam pulalah yang menggambarkan kesederhanaan yang begitu menawan
Meski tahu, kadang diam menyiksa, kadang diam mencekik, dan kadang pula diam memaksa mencari tahu lebih dalam.
Tapi Allah selalu bersama kita bukan?, dan mengingatNya akan mendatangkan ketenangan. Istighfarlah, karena itu menghiasi jantung hati dari kegelisahan yang sia. Bertahmidlah, sebagai tanda kagummu atas kebesaranNya yang menciptakan rasa di hati.
Diam memaksa kita untuk berpikir lebih jauh sebelum mengambil keputusan
Diam membiasakan kita untuk belajar mendengar dan melihat kebenaran
____________________________________________________________________
Ikhlas di relung jiwa, menanti uluran hati. Banyaknya ketidaksesuaian dalam apa yang kita inginkan menjadi kunci, seberapa ikhlas kita berbuat. Benarkah hanya RidhoNya yang kita harapkan?
Keikhlasan sejati memang tak mudah terjangkau hati, dan Diam adalah pendamping setia Ikhlas. Ia tidak menggerutu ketika takdirnya berbelok dari perencanaannya sebab ikhlas berucap bahwa rencanaNya-lah yang lebih baik, maka ia Diam, dan ia bersyukur? Diam yang indah, adalah Diam yang di rangkul oleh ikhlas dan sabarnya hati. Diam, yang tiada dusta di hatinya. Diam, yang tiada umpatan di dalamnya. Diam, yang tiada amarah di sisinya.
______________________________________________________________________
Allah SWT itu indah, dan Dia mencintai keindahan. Indah sebelum waktunya adalah celaka bagi yang berakal. Kemenangan karena kecurangan adalah kegagalan abadi bagi yang berpikir. Tidakkah kita takut pada api neraka yang menanti kita, karena Diam yang kita abaikan? Jadikan Diam perisai, jadikan Ikhlas pelindung, jadikan sabar obat dalam jiwa yang terluka. Karena keindahan dapat datang dari keikhlasan, kesabaran, yang sejati. Marilah kita jadikan hati dan jiwa ini indah dalam kemuliaan dan kesucian. Semoga Allah menjadikan diam kita sebagai penjaga setia.
Komentar