Pergi
Meraba dalam jalan yang remang Tak menduga bahwa jalan membawamu pada sebuah cerita Cerita tentang masa di mana kau menjadi sangat bersyukur Di mana kau menjadi sangat luka kini karena mengingatnya Cerita di mana tawa itu kini menghilang Cerita tentang letih karena air yang mengalir Tak ada yang menyangka bahwa relung hati itu kini akan terluka Dalam. . . . Tegaklah kawan, ini hanyalah salah satu lembaran dari keharusan bagimu, bagiku, bagi kita, bagi semua yang mengetahui Aku mungkin tak mampu seutuhnya menghibur dalam perih Aku mungkin tak bisa seutuhnya menahan senyumanmu Tapi aku yakin kau adalah sosok yang kuat bukankah Ia selalu tau mana hambaNya yang kuat Sekiranya Ia memang begitu mencintai apa yang kau miliki Hingga ia ingin yang kau miliki bersamaNya Aku tak tahu rasamu kawan Tidak, sungguh ku tak tahu Bisakah kau hentikan tangismu, meski pedih. Maaf.. Aku akan ikut menangis jadinya menangis atas jiwa yang mengisi harimu m...