Postingan

Asal. . . . .

Bukan perkara jika muka kita ada bopengnya asal akhlaq kita ga ada bopengnya Cukup wajar kalo kita punya jerawat asal amalan kita ga berjerawat Gapapa muka biasa ataupun jelek asalkan hati kita ga juga jelek Merawat wajah itu penting tapi lebih penting lagi merawat kehormatan sebagai muslim Janganlah terus menerus menilai dari kulit terluar karena yang terlihat bukanlah segalanya Teruslah telaah yang tersirat karena kadang lebih bermakna Latihlah keimanan dan jiwa karena melatih jasmani takkan berarti tanpa latihan jiwa dan iman Tersenyumlah dari hati karena sekedar bibir takkan bermakna bila hati hanya cemberut Tertawalah dengan bermakna karena tawa tanpa arti ada setan yang mengiringinya Allah-Allah-Allah Lindungilah kami dalam SayangMu Cintai kami dalam RahmatMu. Astaghfirullah astaghfirullah astaghfirullah. :)

Bersabarlah dan Terimakasih

Entah kenapa pengen nulis postingan ini, tapi ada sesuatu yang saya harap dapat tersampaikan lewat postingan ini. seseorang nun jauh di sana pernah berkata bahwa terkadang hanya kesabaranlah yang bisa mengalahkan letih, mengalahkan duka, mengalahkan sepi, mengalahkan rindu, mengalahkahn sakit, mengalahkan segala rasa yang menyiksa. Semakin mampu kita bersabar akan segala hal, samakin banyak pula yang akan kita dapat. Percaya?? Dari postingan salah seorang sahabat "kalau ujian yang kita terima lagi lagi sama, berarti kita di remed sama Allah ya?" bila boleh ku jawab maka akan ku jawab, tentu! aku sudah rasakan itu, dan sepertinya kali ini adalah remed ke 2 ku. entah mengapa semakin remed kurasa semakin sulit, tapi memang berbanding lurus dengan pemahamanku, mudah-mudahan kali ini sukses meski semakin sulit, semakin berat, semakin serius. Tapi aku percaya Allah Maha Tahu yang terbaik, Allah Maha Tahu segalanya, tinggal kitalah yang harus mencari tahu mengapa Allah berika...

Karena-Nya

Tak pernah ada yang salah dalam sebuah takdir, hanya bagaimana baiknya kita harus menyikapi apa yg sudah terjadi. hanya bagaimana baiknya kita mengambil hikmah atas apa yang sudah terjadi. bukankah begitu? Seperti subuh ini, yang suhunya selalu menghunus tubuhku hingga luluh lantak. Entah sejak kapan selumer dan sebobrok ini, mungkin mulai awal 2012. Suhu yang memang sedang turun di bulan penghujan ini membuat alergi dingin semakin parah, Bogor, memang selalu begitu dan kini semakin menjadi.

Bertahan Untuk Siap

Ga ada siapapun yang tau apa yang akna terjadi hari ini ataupun besok, ga ada kecuali emang dia punya sesuatu yang orang normal pasti ga punya. Entah sejak kapan konsentrasi jadi ga fokus, mungkin ini adalah titik ter-ga fokus dari semua ketidak fokusan saya dalam berpikir. terlalu rumit mungkin.  Bertahan dalam keadaan yang menyakitkan, berusaha jujur pada hati ternyata bukan hal yang mudah, berpura-pura sehat tapi nyatanya rapuh juga ga akan bener. dan Voila!!! jadilah postingan ini lahir *Oooeekk.

Allah. . Allah. . Allah

Gambar
Dalam setiap hembusan nafas yang begitu berharga, yang begitu mahal, yang begitu banyak manfaat dalam setiap molekul yang telah kita hembus dan ambil. Betapa Allah begitu menyayangi kita dalam setiap detik gerak yang kita kerjakan, namun terkadang begitu hinanya kita dalam setiap laku, dalam setiap pikiran, dalam setiap nafas hanya kita sia-siakan saja nikmatNya ini dengan langkah-langkah yang tak ada manfaatnya barang sedikitpun. Sedih, mungkinkah sedih kita ini hanya sebatas sedih? mudah-mudah Allah tidak menganggap sedih kita ini sebagai kesedihan sementara dari kemudaratan yang sudah terlanjur menumpuk butir demi butirnya.

Arti Sabar Bagiku

Sabar, adalah suatu kata yang memiliki makna yang dalam dan dia mempunyai kekasih setia bernama ikhlas. Entahlah, tapi bagiku sabar memang seharusnya disandingkan dengan ikhlas sebagai teman setianya, di mana ada ikhlas di sana ada sabar begitupun sebaliknya. Suatu kata yang mempunyai makna yang kadang kala sulit untuk dilaksanakan sulit untuk di realisasikan namun begitu mudahnya terucap dalam setiap kesempatan.

N for Never

Kalo air aja ga pernah menyerah untuk mengikis bahkan mengancurkan batu karang yang mungkin dengan sebuah palu pun akan sulit, lantas kenapa gw harus menyerah dengan keadaan atau bahkan kehilangan semangat untuk terus berjuang dan berjuang?