Postingan

Ketika Keikhlasan dan Kesabaran kita pada Agama DiPertanyakan

Gambar
DiPertanyakan , bukan selalu oleh sesama Manusia. Malah Pertanyaan itu terucap dari hati kita sendiri, mungkin di antara kita ada yang pernah mengalaminya, mungkin malah saya sendiri, tapi saya tidak ingat kapan dan benarkah. Saya hanya berkata "mungkin". Sering, atau kadang? Yah kita mendengar keikhlasan luarbiasa saudara kita dalam menjalani agama, baik peraturannya, tatacaranya, atau apapun itu yang terdapat di dalamnya. Saya tidak hanya bica

Sebuah Pertanyaan Baru

Waktu yang terus berjalan tak membuat pertanyaan yang tertoreh cepat terjawab, lingkungan yang kompleks tak menjadi acuan sebuah jawaban datang padamu, lalu bagaimana kau menanggapi pertanyaan baru yang muncul ketika pertanyaanmu yang lalu belum juga terjawab? itulah yang sekiranya terjadi padaku, sebuah pertanyaan besar menghampiriku disaat pertanyaan besar sebelumnya belum lagi terjawab, Heii... aku di sini masih menunggu jawaban, mengapa kau suguhkan pertanyaan yang lain, batinku masih bingung, kau tahu? Banyaknya koneksi yang kau buat, tak selalu menjadi tolak ukur untuk sebuah jawaban dari misteri kehidupan dalam dirimu. Kalian terlalu banyak menorehkan sebuah tanda tanya di kepalaku tepatnya di jidatku , belum sempat kubertanya namun kalian sudah memberikan banyak tanda tanya, ini terlalu cepat rasanya, ini begitu berat, INI TERLALU BANYAK. Kumohon jawablah dulu pertanyaanku, caramu memberi clue malah membuatku makin ingin tahu, sedangkan kau terus membuatku heran di sini...

~Sebuah Dilema~

Kadang dalam setiap kehidupan, selalu ada Dilema yang menggelayutinya, baik Dilema dalam masalah pelajaran, keluarga, pertemanan, bahkan Agama . Yah Agama, setidaknya itulah yang aku alami saat ini. Aku mengatakan ini, bukan berarti aku ragu akan Agama yang aku pegang, tapi akan apa yang Agama suguhkan padaku, pernah kah kalian mengetahui kebenaran nyata mengenai peraturan agama kalian, di mana peraturan itu harus dilaksanakan, tetapi kalian tidak bisa melaksanakannya, kalian ingin menjalankannya, tapi tak bisa menggerakannya. Kau tahu? itu menyiksa, sama halnya dengan Dilema Cinta, ketika kau harus memilih salah satu tapi jika kau memilih A kau akan hancur namun memilih B tapi hatimu tak inginkan, taukah? Itu Menyiksa . Aku sadar seharusnya aku menjalankannya tanpa keraguan hati, tapi semua yang ku kerjakan rasanya salah memilih menjalankan salah, namun memilih untuk berdiam pun salah. Ketika angin kegelisahan terus berhembus mengenai batin di jiwamu, apa yang kau rasakan? bukanka...

-Mempelajari Hidup Yang Sementara- 2

Jati Diri Seperti halnya para orangtua kita yang telah menemukan jati diri mereka, kita juga akan menemukan jati diri kita suatu saat nanti, dan di masa SMA inilah jati diri kita mulai dalam tahap pencarian,, buttt.... waittt,, kita liat apakah kita memulai jati diri kita sudah pada tempat yang benar? jangan sampai tempat yan salah menciptakan kegagalan jati diri dalam jiwa kita. emang sih nyari jati diri ga kayak nyari topi di taman topi *hahapasihh, tapi... seenggaknya gitu loh,, kita harus bisa singkronin keadaan buat nyari jati diri kita, apa lagi kita labil, ya ga sih?? buktinya kita labil adalah dengan frekuensi stres yang kita miliki lebih tinggi dari anak SMP ataupun orangtua, pokoknya masa-masa stres yahh di sinilah tempatnya guys.. juga dengan ribuan pertanyaan mengenai keyakinan, organisasi, kehidupan, pelajaran, dbl, Yang muncul secara bersamaan pada masa yang sama dengan waktu yang sedetik *ga juga sih. kita mulai goyah dalam organisasi yang kita pegang misalnya, atau...

-Mempelajari Hidup Yang Sementara- 1

SAHABAT Sejati Seseorang yang hidup di dunia ini, dengan segala kesempurnaan yang telah Allah berikan, pastilah membutuhkan sosok sahabat, bukan sembarang sahabat tetapi sahabat sejati, sahabat yang membawa kita pada segala kebenaran dan pembelajaran hidup, seharusnya kita mempunyai 2 sahabat sejati dalam hidup yang sesaat ini, tapi siapa mereka... Salah satunya adalah Al-Quran, tentu saja kita harus menjadikan Al-Quran sahabat sejati kita, Mengapa? sebab hanya Al-Quranlah yang menuntun kita pada segala kebaikan, tanpa sedikitpun kesalahan, karena dia adalah sahabat sejati yang Allah kirim langsung pada umatnya. Lalu siapa yang Ke-2?? dia adalah sosok yang mampu membuat kita banyak belajar mengenai hidup ini, bukan hanya hidup yang di dunia namun hidup di akhirat juga, serta setia menyadarkan kita akan kesalahan yang tak kita sadari akibat setan yang selalu mengintai kita. Menjadi contoh bagi kita, juga menjadi tempat untuk saling mengingatkan di dunia. SAYANG Semua pastilah ta...

Kelembutan Tiada Tara

Gambar
Apa yang membuat kita kuat? Senyuman? Iya. Semangat Hidup? Iya. Sahabat? Betul. Apa yang bisa melepaskan amarah kita sebagai wanita? Tangisan? iya. Curhat? iya. pelukan Sahabat? Betul. Siapa yang bisa membuat kita tenang seutuhnya selain Orang Tua? Pacar? Bukan. HTS-an? Bukan. Sahabat? Betul. Sahabat, dialah yang memegang ketiga jawaban dari pertanyaan kita. Ketika ku menatap layar, aku terngiang sosoknya, salah satu sahabat terbaikku, yang akan terus kuingat. Tutur katanya yang lembut masih terngiang di telingaku, bahkan hatinya pun terbawa lembut oleh ucapannya. Tak kuasa rasanya hati ini mengingat sosoknya yang begitu bersahabat. Aku tau, ketika kau kesal, kau lebih memilih untuk diam, itulah yang membuatku mencontoh mu. Bagiku kau adalah sosok panutan, meski hatimu terlalu lembut hingga mudah terkoyak oleh sayatan yang mereka buat. kau begitu lembut, hingga kau mudah tertipu olehnya. kau harus tau kawan, aku rasa kau butuh tameng untuk melindungi dirimu dari kencangnya terpaan ra...

Amazing Girl

Gambar
"Amanat dari Allah untuk kamu lan, jaga baik-baik kekuatan ini", sebait kalimat misteri yang sahabatku sampaikan, khusus hanya untukku, bukan untuk khalayak banyak.(tapi dipublikasiin yah dasar) dia, seorang sahabat yang berhasil membuatku menitikkan air mataku dengan ketikan tangannya. itu hanyalah ketikan sebanyak 6 page di Ms. Word, tapi isinya membuatku amat terhenyak. baru kali ini ada seseorang yang membuatku merasa begitu disayangi, betul-betul hanya dia, sahabat yang benar-benar menghargai akan adaku di dunia ini. dia, adalah sesosok gadis cantik, dengan tinggi yang sepantar denganku, mata indah yang menghiasi wajahnya, keceriaan yang jarang pudar. Aku akui, dia memang kekanak-kanakan, tapi belakangan aku mulai paham mengapa (maaf zie ga bisa aku kasih tau sekarang ^^). dia adalah gadis yang cerdas, melebihi kecerdasan saya, sungguh dia melebihi kemampuan saya, dia mempunyai banyak energi positive untuk dirinya sendiri. Aku beranggapan seharusnya tidak adalagi yang ia...